[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / IAKN Ambon Gelar Workshop Penguatan Cinta, Kerukunan & Ekoteologi: Rektor Tegaskan Moderasi Beragama Harus Nyata
Workshop/Seminar 26 November 2025 86 dilihat

IAKN Ambon Gelar Workshop Penguatan Cinta, Kerukunan & Ekoteologi: Rektor Tegaskan Moderasi Beragama Harus Nyata

IAKN Ambon Gelar Workshop Penguatan Cinta, Kerukunan & Ekoteologi: Rektor Tegaskan Moderasi Beragama Harus Nyata

AMBON,  26 November 2025 — Moderasi beragama tidak boleh berhenti sebagai konsep ideal, tetapi wajib hadir secara konkret dalam kehidupan sosial. Pernyataan itu ditegaskan Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, MA, saat membuka Workshop Penguatan Rasa Cinta, Kerukunan & Ekoteologi bagi Mahasiswa di Ruang Ujian Pascasarjana.



Kegiatan berlangsung selama dua hari, 26–27 November 2025, dan menjadi salah satu program penguatan wawasan keberagamaan serta kepedulian ekologis di lingkungan kampus. Dalam sambutannya, Prof. Rumahuru menekankan bahwa cinta, kerukunan, dan ekoteologi merupakan fondasi mendasar yang berkaitan langsung dengan nilai kemanusiaan sekaligus tanggung jawab moral manusia dalam merawat bumi.


“Ketika saya membicarakan cinta, kerukunan, dan ekoteologi, sebetulnya kita sedang masuk pada hal-hal yang sangat esensial tentang kemanusiaan, sekaligus tanggung jawab manusia terhadap penatalayanan lingkungan. Moderasi beragama itu harus hadir dalam konteks yang nyata,†ujarnya.


Rektor menambahkan, penyelenggaraan workshop diharapkan menjadi ruang penguatan bagi Rumah Moderasi Beragama IAKN Ambon dalam merumuskan kebijakan strategis di masa mendatang. Upaya itu menurutnya perlu dijalankan secara kolaboratif melalui LP2M, fakultas, program studi, maupun unit-unit terkait.


Kegiatan turut dihadiri Kepala Biro AUAK Rowles Hasugian, S.Si.; Direktur Pascasarjana Dr. Agusthina Ch. Kakiay, S.Ag., M.Si.; Dekan FISK Febby N. Patty, D.Th., S.Ag., M.Th.; Dekan FIPK Dr. Agusthina Siahaya, S.Th., M.Th.; Dekan FST Dr. Elka Anakotta, S.Si., M.Si.; Tim Moderasi Beragama IAKN Ambon, serta mahasiswa lintas fakultas.


Narasumber utama, Pdt. Elifas T. Maspaitella, M.Si., memaparkan materi tentang pentingnya membangun budaya cinta dan kerukunan yang bersumber dari nilai iman, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Materi tersebut memperkuat pandangan bahwa praktik keberagamaan tidak dapat dipisahkan dari kesadaran ekologis yang berkelanjutan.



Workshop ini menjadi ruang dialog dan pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami keberagaman sebagai kekayaan sosial yang perlu dirawat bersama. Di saat yang sama, kegiatan ini mempertegas komitmen IAKN Ambon dalam menghadirkan moderasi beragama yang humanis, ekologis, dan relevan dengan tantangan zaman.