Ambon, 12 Mei 2026 - Bertempat di Auditorium Institut Agama Kristen Negeri Ambon, Program Studi Agama dan Budaya Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan melaksanakan Asesmen Lapangan oleh Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi dan penguatan kualitas akademik di lingkungan IAKN Ambon.

Kegiatan asesmen lapangan diawali dengan penandatanganan pernyataan asesmen lapangan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan, Febby N. Patty, D.Th., S.Ag., M.Th., bersama Ketua Program Studi Agama dan Budaya, Marlin Christina Laimeheriwa, M.Phil. Proses asesmen lapangan kali ini IAKN Ambon menghadirkan dua asesor BAN-PT, yakni Dr. Theol Agus Santoso dan Prof. Dr. Asnath Niwa Natar, M.Th yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.
Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa IAKN Ambon sebagai perguruan tinggi keagamaan di bawah Kementerian Agama terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan agar mampu menjadi model pengembangan pendidikan tinggi keagamaan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, asesmen lapangan tidak hanya dipandang sebagai proses penilaian administratif semata, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan refleksi bersama untuk memperoleh berbagai masukan, gagasan, serta rekomendasi strategis demi pengembangan Program Studi Agama dan Budaya di masa mendatang.
“Harapannya, proses asesmen ini tidak hanya melihat dokumen dan administrasi, tetapi juga memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan program studi dan institusi agar semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat ke depan,” ujarnya saat membuka kegiatan asesmen secara resmi.

Ia juga berharap seluruh rangkaian asesmen dapat berjalan dengan baik serta menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, dan kualitas pelayanan pendidikan di IAKN Ambon.
Sementara itu, tim asesor BAN-PT menjelaskan bahwa asesmen lapangan dilakukan melalui pemeriksaan borang, penelusuran dokumen pendukung, serta konfirmasi terhadap berbagai data akademik yang telah diajukan oleh program studi. Tim asesor menekankan bahwa proses asesmen bukan untuk mencari kelemahan institusi, melainkan melihat berbagai aspek yang masih perlu diperkuat dan disempurnakan secara bersama.
Selain itu, asesmen lapangan juga menjadi momentum evaluasi terhadap kesiapan program studi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang, termasuk dalam penguatan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan penelitian, serta kontribusi program studi terhadap masyarakat.
Melalui pelaksanaan asesmen lapangan ini, Program Studi Agama dan Budaya Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan IAKN Ambon diharapkan semakin berkembang sebagai program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing dalam pengembangan ilmu sosial keagamaan dan budaya, baik di tingkat regional maupun nasional.
Penulis : Korneles Patty