Ambon, 6 April 2026 — Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar kegiatan Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) bagi calon Rektor Institut Agama Kristen Negeri Ambon periode 2026–2030. Kegiatan ini berlangsung secara daring di ruang PDPT IAKN Ambon dan menjadi bagian penting dalam proses penjaringan serta penetapan pimpinan institusi untuk lima tahun ke depan.

Tiga kandidat yang mengikuti tahapan strategis ini adalah Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, MA, Dr. Elka Anakotta, M.Si, dan Dr. Onisimus Amtu, M.Pd. Ketiganya merupakan figur-figur akademisi yang memiliki rekam jejak, pengalaman, serta kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan, khususnya di lingkungan IAKN Ambon.

Pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan ini bertujuan untuk menggali secara komprehensif kapasitas kepemimpinan, visi-misi, serta strategi pengembangan institusi dari masing-masing calon. Dalam Ujian tersebut, para kandidat memaparkan gagasan strategis mereka terkait arah kebijakan kampus ke depan, termasuk penguatan kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, serta peran IAKN Ambon dalam menjawab tantangan global dan kebutuhan masyarakat di wilayah timur Indonesia terlebih khusus di Maluku.

Kegiatan berlangsung konstruktif, dengan menghadirkan penguji dari Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama Republik Indonesia dan Direktorat Bimbingan Masyarakat Kristen (Bimas Kristen) Kemenag RI. Setiap calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan paparan visi dan misi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang mendalam guna mengukur kompetensi, integritas, serta komitmen terhadap kemajuan institusi.

Proses ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga ruang dialektika akademik yang memperkaya arah pemikiran pembangunan IAKN Ambon. Transparansi dan objektivitas menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan kegiatan ini, guna memastikan bahwa pemimpin yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas untuk membawa institusi ke arah yang lebih maju, adaptif, dan berdaya saing.