[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / Rektor IAKN Ambon Tekankan Pengembangan SDM Harus Dikelola Secara Kolaboratif
Kerjasama 03 March 2026 112 dilihat

Rektor IAKN Ambon Tekankan Pengembangan SDM Harus Dikelola Secara Kolaboratif

Rektor IAKN Ambon Tekankan Pengembangan SDM Harus Dikelola Secara Kolaboratif

Ambon — IAKN Ambon menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kelembagaan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pascasarjana IAKN Ambon itu dihadiri jajaran pimpinan kampus serta perwakilan BPSDM yang dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM, Bapak Hadi.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor IAKN Ambon, Yance Z. Rumahuru. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis yang harus dikelola secara terencana dan kolaboratif.

“Pengembangan sumber daya manusia adalah kebutuhan mendesak yang harus dikelola secara kolaboratif dengan melihat potensi dan peluang yang dimiliki masing-masing pihak,” kata Yance.

aeN3fJEdNS2uqMQ08Z6HFzWN3KutgtHNFHNQNyPI.jpg

Menurut dia, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab bukan hanya dalam menghasilkan lulusan, tetapi juga dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif terhadap perubahan. Tantangan transformasi pendidikan, digitalisasi, serta dinamika pelayanan publik menuntut kesiapan SDM yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.

Kerja sama dengan BPSDM ini, kata Yance, diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui program pelatihan, pendampingan, serta pengembangan kapasitas berbasis kebutuhan riil institusi. Selain itu, kolaborasi ini membuka ruang pertukaran gagasan dan pengalaman antar-lembaga dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi.

Sementara itu, Kepala BPSDM, Bapak Hadi, menyampaikan bahwa kemitraan dengan IAKN Ambon merupakan bagian dari strategi memperluas dampak program pengembangan SDM, khususnya di kawasan timur Indonesia. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menciptakan SDM unggul yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

“Penguatan SDM tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara lembaga pendidikan dan institusi pengembangan kompetensi agar program yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Hadi.

Ia menambahkan, melalui kerja sama ini kedua belah pihak dapat saling memanfaatkan potensi dan peluang yang dimiliki secara setara dan saling menguntungkan. BPSDM, kata dia, siap mendukung perumusan program-program peningkatan kapasitas yang inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Secara substansial, MoU tersebut bertujuan meningkatkan kinerja SDM di bidang pendidikan melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan kompetensi, pelatihan tematik, penguatan manajerial, serta kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi IAKN Ambon, sinergi ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan mutu akademik, profesionalisme tenaga pendidik dan kependidikan, serta penguatan tata kelola institusi yang transparan dan akuntabel. Dalam jangka panjang, kerja sama ini juga diproyeksikan memperkuat posisi IAKN Ambon sebagai pusat pengembangan SDM pendidikan yang kontekstual dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat Maluku.

Dengan landasan prinsip kesetaraan, kebermanfaatan, dan saling menguntungkan, kedua institusi optimistis kolaborasi ini akan menjadi pijakan strategis dalam membangun SDM yang adaptif, unggul, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun regional.