AMBON – Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Dr. Elka Anakotta, S.Si., M.Si., resmi melepas 13 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Keagamaan (FISK) untuk melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL) di enam lokasi, Kamis (10/9/2026).
Pelepasan berlangsung di Ruang Multimedia FISK IAKN Ambon dan menjadi bagian dari rangkaian pembekalan mahasiswa sebelum terjun langsung ke dunia kerja.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan tanda magang kepada dua orang mahasiswa oleh Rektor IAKN Ambon. Penyematan tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan di lingkungan kerja secara langsung.

Dalam arahannya, Elka menegaskan bahwa magang bukan sekadar tahapan akademik sebelum mahasiswa menyelesaikan studi. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama lebih dari tiga tahun perkuliahan dalam situasi kerja yang nyata.
Ia meminta mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi perbedaan budaya dan ritme kerja di setiap lokasi magang. Menurut Elka, mahasiswa perlu memiliki kemampuan menyesuaikan diri, karena setiap lingkungan kerja memiliki aturan, karakter, dan pola kerja yang berbeda dengan suasana perkuliahan.
“Teman-teman harus belajar budaya kerja masing-masing karena setiap tempat pasti berbeda,” kata Elka.
Selain kemampuan beradaptasi, Rektor menekankan pentingnya kedisiplinan, terutama dalam menghargai waktu dan ketentuan yang berlaku di tempat magang. Mahasiswa diminta memahami jadwal kerja, mengikuti arahan pembimbing, serta hadir sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Elka juga mengingatkan mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik melalui setiap pertemuan dan diskusi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menunggu instruksi, tetapi aktif bertanya, berdiskusi, dan terbuka terhadap masukan selama menjalani proses magang.
Menurutnya, pengalaman di lapangan akan mempertemukan mahasiswa dengan berbagai situasi baru yang tidak seluruhnya ditemukan di ruang kelas. Karena itu, sikap rendah hati dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting.
“Bersikap rendah hati dan terbuka untuk mau belajar,” pesan Elka.

Ia menambahkan, ilmu yang telah dipelajari selama lebih dari tiga tahun akan tetap menjadi bekal penting. Namun, mahasiswa juga harus siap menemukan pengetahuan dan pengalaman baru selama berada di lingkungan kerja.
Kegiatan magang diikuti 13 mahasiswa yang ditempatkan pada enam lokasi. Elka berharap seluruh mahasiswa dapat menjalani proses magang dengan baik dan membawa pulang pengalaman yang bermanfaat, baik untuk penyelesaian studi maupun sebagai persiapan memasuki dunia kerja.
“Semoga magang yang teman-teman lakukan dapat berjalan dengan baik dan apa yang diperoleh menjadi bekal untuk penyelesaian studi, tetapi juga pada saatnya nanti ketika teman-teman bergelut di dunia kerja,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan II FISK Dr. Handry Piris, M.Pd.K., Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi Neltji Siahaya, M.A., Ketua Prodi Pariwisata Agama dan Budaya Dr. Fiona A. Toisuta, M.Hum., Ketua Prodi Teologi Lolita L. Ririhena, M.Si., Ketua Prodi Agama dan Budaya Marlin Laimeheriwa, M.Phil., serta para pimpinan dan dosen di lingkungan FISK IAKN Ambon.