Ambon,15 September 2026 - Rektor bersama jajaran pimpinan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon melepas mahasiswa dan dosen yang tergabung dalam Relawan Peduli Patahuwe. Tim relawan akan melakukan perjalanan ke Patahuwe untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus memberikan pendampingan psikospiritual kepada anak-anak yang terdampak konflik.

Pelepasan relawan berlangsung di Gedung rektorar IAKN Ambon, Kehadiran mahasiswa dan dosen IAKN Ambon diharapkan tidak sekadar membawa bantuan berupa kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan ruang aman bagi anak-anak untuk mendapatkan dukungan, perhatian, dan penguatan setelah mengalami situasi konflik.
Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, M.Si., mengatakan keterlibatan civitas akademika dalam aksi kemanusiaan merupakan bagian dari tanggung jawab Kementerian Agama dalam hal ini IAKN Ambon untuk hadir di tengah persoalan masyarakat.
Menurut Rektor, ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti di ruang kelas. Pendidikan harus diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
“Mahasiswa dan dosen tidak hanya datang membawa bantuan saja, tetapi juga membawa kepedulian. Kehadiran kita harus mampu memberikan rasa aman, penguatan, dan harapan bagi anak-anak yang terdampak konflik,” ujar Dr. Elka.
Dr. Elka juga meminta para relawan menjalankan tugas dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan, menjaga sensitivitas terhadap kondisi masyarakat, serta membangun komunikasi yang baik dengan warga dan para pihak di lokasi.
Pendampingan psikospiritual menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut. Anak-anak yang berada dalam situasi konflik tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga perhatian terhadap kondisi emosional dan spiritual mereka.
Melalui kegiatan pendampingan, para relawan akan berupaya menciptakan aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan anak, sehingga mereka dapat mengekspresikan perasaan, membangun kembali rasa percaya diri, dan memperoleh penguatan untuk menghadapi pengalaman sulit yang mereka alami.
Bagi IAKN Ambon, keterlibatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi belajar memahami persoalan kemanusiaan secara langsung di tengah masyarakat.
Aksi Relawan Peduli Patahuwe juga menjadi bagian dari komitmen IAKN Ambon sebagai Kampus Harmoni dalam Keragaman yang mendorong sivitas akademika untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk solidaritas sekaligus pesan bahwa kementerian Agama Melalui IAKN Ambon memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut merawat kemanusiaan, membangun perdamaian, dan memastikan anak-anak tetap memperoleh pendampingan di tengah situasi yang tidak mudah.
Dengan membawa bantuan kemanusiaan dan semangat pelayanan, mahasiswa dan dosen IAKN Ambon berangkat menuju Patahuwe dengan satu tujuan: hadir, mendengar, mendampingi, dan menghadirkan harapan bagi mereka yang terdampak konflik.
Penulis : Thobias Rahalus