Jakarta — Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN) bersama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Rabu, 15 Juli 2026. Pertemuan itu menjadi forum evaluasi capaian kinerja triwulan II sekaligus menyusun strategi percepatan pelaksanaan program pada triwulan berikutnya.
Rapat koordinasi dipimpin oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Dr. Jeane M. Tulung, M.Pd., serta dihadiri Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Johni Tilaar, S.Th., M.Si., dan Kepala Subdirektorat Pendidikan Tinggi Ditjen Bimas Kristen, Dr. Weldemina Yudith Tiwery, S.Si., M.Hum. Seluruh pimpinan PTKKN mengikuti forum tersebut untuk memaparkan capaian program, mengevaluasi indikator kinerja, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan Perjanjian Kinerja (Perkin).
Dalam arahannya, Jeane M. Tulung menekankan pentingnya koordinasi yang berkesinambungan antara Direktorat Jenderal Bimas Kristen dan seluruh PTKKN. Menurutnya, komunikasi yang intensif menjadi kunci dalam memastikan setiap perguruan tinggi mampu memenuhi target kinerja yang telah disepakati serta menjaga kualitas tata kelola kelembagaan.
"Koordinasi harus terus dibangun sehingga setiap pimpinan dapat mengawal pelaksanaan program dan memastikan seluruh target Perjanjian Kinerja tercapai," ujarnya.
Forum tersebut juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja oleh sejumlah pimpinan PTKKN, yakni Rektor IAKN Ambon Dr. Elka Anakotta, M.Si., Rektor IAKN Tarutung, dan Ketua STAKPN Sentani. Penandatanganan itu menjadi penegasan komitmen masing-masing institusi dalam mewujudkan sasaran strategis yang telah ditetapkan Kementerian Agama.
Pada sesi pendampingan yang dipimpin Kasubdit Pendidikan Tinggi, Dr. Weldemina Yudith Tiwery, para peserta juga menyepakati pembentukan kembali Forum Rektor PTKKN. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi dalam merumuskan arah dan strategi bersama guna memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pendidikan, serta mempercepat pengembangan perguruan tinggi keagamaan Kristen negeri di Indonesia.
Bagi IAKN Ambon, keikutsertaan dalam forum ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk memperkuat akuntabilitas kinerja, membangun sinergi antarlembaga, dan memastikan setiap program yang dijalankan selaras dengan kebijakan strategis Kementerian Agama. Melalui kolaborasi yang semakin erat, PTKKN diharapkan mampu menghasilkan tata kelola pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia serta kemajuan masyarakat.