[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / Program Studi Pendidikan Seni Musik, Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) IAKN Ambon Dampingi Guru di Kairatu Kembangkan Media Pembelajaran Digital
Pengabdian Kepada Masyarakat 09 July 2026 9 dilihat

Program Studi Pendidikan Seni Musik, Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) IAKN Ambon Dampingi Guru di Kairatu Kembangkan Media Pembelajaran Digital

Program Studi Pendidikan Seni Musik, Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) IAKN Ambon Dampingi Guru di Kairatu Kembangkan Media Pembelajaran Digital

Ambon, 9 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Seni Musik, Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) IAKN Ambon, menggelar pendampingan pembuatan media pembelajaran digital bagi guru-guru di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Asta Protas Kementerian Agama dalam memperkuat transformasi digital di bidang pendidikan sekaligus meningkatkan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran berbasis digital.

iUJ3LEkf77r1IheMIOsm8na21jDNBQk22fVWG6CH.jpg

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti para kepala sekolah se-Kecamatan Kairatu, guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), guru Taman Kanak-kanak (TK), serta guru seni musik. Pendampingan menghadirkan dua fasilitator, yakni Thobias Rahalus, M.Pd. dan Prafasta Maulani, M.Si., dengan melibatkan kolaborasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Musik, Pendidikan Agama Kristen (PAK), dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) IAKN Ambon.

ZXlnHIQyIA5mu2PKYyJUAhzv6FjZsGwnqMWjUyVP.jpg

Ketua Program Studi Pendidikan Seni Musik FSKK IAKN Ambon, Willem Hetarion, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam menghasilkan media pembelajaran digital yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.

qdfCrG3kAPuLABf6b4v5niHz95jd7qdDHS8r0pz7.jpg

Menurut Hetarion, penguasaan media pembelajaran digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perubahan pola belajar peserta didik. Karena itu, guru dituntut mampu menghadirkan proses pembelajaran yang menarik sekaligus efektif melalui pemanfaatan teknologi.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru, khususnya guru PAUD, TK, dan guru musik, agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Guru memiliki peran strategis dalam meletakkan fondasi pendidikan yang baik sehingga generasi bangsa dapat tumbuh dengan pengetahuan dan keterampilan yang optimal," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan II Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Ambon, Dr. Mercy Halamury, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat sekaligus implementasi Asta Protas Kementerian Agama pada aspek digitalisasi pendidikan.

7K6LdTFfIYMpFLwjOcof785VHOZLdHEagS4wIrE4.jpg

Menurut Halamury, perguruan tinggi tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat, termasuk dalam penguatan kapasitas tenaga pendidik di daerah.

"Kehadiran IAKN Ambon melalui kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Kami berharap para guru semakin terampil mengembangkan media pembelajaran digital sehingga mampu menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik dalam menyongsong Indonesia Emas," katanya.

Melalui pendampingan ini, IAKN Ambon berharap tercipta ekosistem pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat kapasitas guru sebagai aktor utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas.

Penulis: Thobias Rahalus