Ambon, 8 Juni 2026 – Jajaran Perangkat Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon periode 2026–2030 langsung bergerak menyusun langkah strategis pasca pelaksanaan serah terima jabatan yang berlangsung di lingkungan kampus. Pertemuan perdana bersama pimpinan institusi digelar sebagai upaya menyatukan visi dan memperkuat koordinasi dalam menghadapi agenda pengembangan kampus selama empat tahun ke depan.

Pertemuan tersebut dipimpin Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, M.Si, dan dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Rowles Hasugian, S.Si., M.Si, Wakil Rektor I Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd, serta Wakil Rektor II Febby N. Patty, D.Th., S.Ag., M.Th. Sejumlah pimpinan fakultas dan lembaga yang baru menerima mandat kepemimpinan juga turut hadir dalam forum tersebut.
Agenda pertemuan difokuskan pada penyelarasan arah kebijakan, penguatan koordinasi antarsatuan kerja, serta pembahasan berbagai program prioritas yang akan menjadi fondasi pelaksanaan tugas periode 2026–2030.
Rektor IAKN Ambon, Dr. Elka Anakotta, M.Si menegaskan bahwa keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas program yang dirancang, tetapi juga oleh kemampuan seluruh unsur pimpinan untuk bekerja dalam satu visi dan tujuan yang sama.
Menurutnya, dinamika pendidikan tinggi saat ini menuntut institusi untuk semakin adaptif, inovatif, dan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan kelembagaan di masa mendatang.
“Kerja sama yang solid, komunikasi yang efektif, dan semangat kolaborasi harus menjadi budaya kerja bersama. Tantangan yang dihadapi IAKN Ambon ke depan hanya dapat dijawab melalui kerja tim yang terintegrasi dan berorientasi pada kemajuan institusi,” ujar Rektor dalam arahannya.
Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai isu strategis menjadi perhatian bersama, mulai dari peningkatan kualitas layanan akademik, penguatan tata kelola kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, hingga optimalisasi program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, para pimpinan juga membahas upaya memperkuat peran IAKN Ambon dalam mendukung pembangunan masyarakat Maluku dan kawasan Indonesia Timur. Sebagai perguruan tinggi keagamaan negeri, IAKN Ambon dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan moderasi beragama, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi langkah awal konsolidasi kepemimpinan setelah proses regenerasi jabatan yang berlangsung di tingkat rektorat, fakultas, dan lembaga. Konsolidasi dinilai penting untuk memastikan kesinambungan berbagai program yang telah berjalan sekaligus membuka ruang bagi lahirnya inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan tinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, IAKN Ambon terus mendorong transformasi kelembagaan menuju kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki dampak sosial yang nyata. Berbagai program pengabdian masyarakat, penguatan kapasitas pendidikan, pengembangan moderasi beragama, serta pemberdayaan komunitas di wilayah kepulauan menjadi bagian dari kontribusi kampus bagi pembangunan daerah.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pertemuan jajaran pimpinan baru. Seluruh perangkat rektorat sepakat untuk memperkuat sinergi dan mempercepat implementasi program-program strategis yang berorientasi pada peningkatan mutu institusi dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan yang dibangun sejak awal masa jabatan, Perangkat Rektor IAKN Ambon periode 2026–2030 bertekad bergerak dalam satu visi, satu semangat, dan satu tujuan. Visi tersebut diarahkan pada terwujudnya IAKN Ambon sebagai perguruan tinggi yang semakin maju, inovatif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku dan Indonesia Timur.
Penulis : Corneles Patty
Editor : Thobias Rahalus