Ambon, 23 April 2026 - Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK) IAKN Ambon menggelar pelatihan penggunaan platform pembelajaran online atau Learning Management System (LMS) bagi mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kegiatan ini berlangsung di Gedung FIPK IAKN Ambon dan secara resmi dibuka oleh Dekan FIPK, Dr. Agusthina Siahaya, S.Th., M.Th.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan I FIPK IAKN Ambon Dr. Onisimus Amtu, M.Pd., Wakil Dekan II FIPK Josias Taihuttu, S.Sos., M.Si., Kepala Bagian AUK FIPK Syeane Lawalata, S.E., Ketua Program Studi PKAUD Dr. Mercy Halamury, M.Pd.K., serta para dosen di lingkungan FIPK IAKN Ambon. Pelatihan ini menghadirkan pemateri Yandris Tuari, M.Pd.
Dalam laporannya, Kaprodi PKAUD Dr. Mercy Halamury, M.Pd.K. menjelaskan bahwa pelatihan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi yang telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Menurutnya, penggunaan platform pembelajaran online menjadi semakin relevan dalam mendukung proses belajar mengajar yang lebih efisien dan efektif.
“Hal ini menunjukkan pentingnya kesiapan dan keterampilan dalam menggunakan teknologi pembelajaran online, baik bagi pendidik maupun peserta didik,” ujarnya.

Dr. Mercy menambahkan, bagi mahasiswa PKAUD yang kelak akan menjadi pendidik anak usia dini, kemampuan menguasai platform pembelajaran digital menjadi sangat penting. Selain sebagai sarana pembelajaran, teknologi juga dapat digunakan untuk memperkenalkan dunia digital kepada anak-anak secara positif.
“Melalui video edukasi, aplikasi pembelajaran, hingga permainan interaktif, anak-anak dapat belajar dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan, sekaligus meningkatkan kemampuan kognitif mereka,” kata Mercy.
Lebih lanjut, Dr. Mercy menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga bertujuan membuka wawasan serta mendorong inovasi dalam praktik pendidikan, khususnya bagi calon guru PAUD.
Sementara itu, Dekan FIPK IAKN Ambon, Dr. Agusthina Siahaya, S.Th., M.Th., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dekan menilai pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan zaman.
“Penggunaan teknologi dalam pembelajaran merupakan respons terhadap perubahan zaman yang tidak bisa dihindari. Mahasiswa harus memiliki keterampilan teknologi yang memadai sebagai bekal ketika mengabdi di masyarakat, khususnya di bidang pendidikan anak usia dini,” ujarnya.
Dekan berharap melalui pelatihan ini, mahasiswa semakin siap menjadi pendidik yang adaptif, kreatif, dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa depan.