AMBON – Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menghadirkan pianis internasional Prof. Dr. Hye-Gyung Ji dalam Talkshow on Career Path as Professional Musician yang berlangsung di Bengkel Musik Fakultas Seni Keagamaan Kristen, Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti dosen dan mahasiswa ini menjadi ruang untuk memperkuat kompetensi, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat mahasiswa dalam meraih cita-cita melalui pengembangan talenta yang dimiliki.
Didampingi flutis Ronaldo B. Alfons, Prof. Hye-Gyung Ji membagikan perjalanan hidupnya sejak masa kecil di Korea Selatan hingga berhasil meniti karier sebagai pianis dan profesor musik di Amerika Serikat. Ia mengisahkan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan ekonomi, meminjam biaya pendidikan dari kolega, hingga keputusan untuk tetap berangkat ke Amerika meski sempat tidak mendapat persetujuan dari orang tuanya.

Namun, menurutnya, mimpi yang besar harus disertai dengan iman dan keberanian. Berpegang pada firman Tuhan dalam Yosua 1:9, ia terus melangkah dengan keyakinan bahwa Tuhan akan menyertai setiap proses yang dijalani. Doa orang tua yang tidak pernah berhenti menjadi kekuatan yang menopang perjalanan hidupnya.
Dalam pemaparannya, Prof. Hye-Gyung Ji mengajak mahasiswa untuk memiliki growth mindset atau pola pikir yang terus bertumbuh. Ia menekankan bahwa setiap orang harus berani bermimpi, memiliki motivasi yang kuat, terus belajar, dan tidak menyerah ketika menghadapi kegagalan maupun berbagai keterbatasan.
“Jangan takut untuk bermimpi. Tuhan memberikan talenta kepada setiap orang, dan talenta itu harus dipakai untuk melayani serta dibagikan kepada orang lain,” ujarnya.
Profesor Musik Piano South Plains College, Amerika Serikat itu juga menuturkan bahwa meski menjalani berbagai aktivitas dan profesi, hatinya tetap tertambat pada dunia musik. Baginya, menemukan tujuan hidup merupakan bagian penting dari perjalanan seseorang untuk memberikan dampak bagi sesama.
Mengacu pada Pengkhotbah 3:1-8, ia mengingatkan bahwa segala sesuatu memiliki waktunya. Karena itu, mahasiswa tidak perlu takut menghadapi proses, melainkan harus terus bertumbuh dan mempersiapkan diri dengan baik.
Selain berbagi pengalaman hidup dan perjalanan karier, Prof. Hye-Gyung Ji bersama Ronaldo B. Alfons juga memberikan berbagai teknik dan masukan dalam pengembangan kemampuan bermain piano. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa dan dosen mengenai tantangan, kegagalan, serta cara mempertahankan semangat dalam mengejar impian.

Melalui kegiatan ini, Pascasarjana IAKN Ambon terus memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus menghadirkan ruang pembelajaran yang inspiratif, sehingga mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk bermimpi, semangat untuk terus bertumbuh, dan kesiapan mengembangkan talenta yang dipercayakan Tuhan bagi kemuliaan-Nya dan pelayanan kepada sesama.