[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / Kementerian Agama Ramah Anak, FISK IAKN Ambon Gelar "Bastory" Peringati Hari Anak Nasional di Negeri Ema
Pengabdian Kepada Masyarakat 25 July 2026 15 dilihat

Kementerian Agama Ramah Anak, FISK IAKN Ambon Gelar "Bastory" Peringati Hari Anak Nasional di Negeri Ema

Kementerian Agama Ramah Anak, FISK IAKN Ambon Gelar "Bastory" Peringati Hari Anak Nasional di Negeri Ema

Ambon, 25 Juli 2026 – Semangat mewujudkan Kementerian Agama yang Ramah Anak terus diwujudkan melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar kegiatan Bastory dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 di Negeri Ema.

1VeOZJSjuJ4XGKGqH0us7P5Zb3pCMAVjRqciBjDr.jpg

Mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi anak-anak dan remaja sekaligus penguatan karakter bagi mereka melalui pendekatan yang menyenangkan, partisipatif, dan berbasis nilai-nilai kemanusiaan.

Pelaksanaan Bastory merupakan bagian dari program fakultas Ilmu Sosial Keagamaan, dan juga implementasi kebijakan Kementerian Agama RI yang mendorong hadirnya satuan kerja pendidikan tinggi keagamaan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi lingkungan yang aman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan IAKN Ambon, Dr. Sipora Warela, M.Th, menegaskan bahwa masa depan bangsa dibangun melalui perhatian yang sungguh-sungguh kepada anak sejak dini.

eLzZ9KL4NPbWykVr4PzTwYSyE95ZeEWvLMgTTr6D.jpg

"Masa depan anak mulai dibangun dari sekarang. Anak-anak harus diberikan ruang untuk disayangi, merasa dilindungi, dan memperoleh perhatian yang layak. Ketika anak tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih dan rasa aman, hal itu akan menjadi kekuatan bagi mereka untuk membangun masa depannya," ujar Sipora dalam sambutannya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan ilmu pengetahuan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami berupaya agar ilmu yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan langsung di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Komitmen kami adalah menghadirkan pendidikan yang berdampak dan terus memberikan kontribusi bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi anak-anak di Negeri Ema dan menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang berkualitas," katanya.

CzKPALIxbODJ89xvX38IMGhAspWevC81A3IPWu6J.jpg

Dekan menambahkan, kegiatan bastory ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada perlindungan dan pemberdayaan anak merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus dukungan terhadap visi Kementerian Agama Ramah Anak, yaitu menghadirkan ruang belajar, ruang bermain, dan ruang bertumbuh yang aman, inklusif, bebas dari kekerasan, serta menghormati hak-hak anak.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Sekolah Minggu Jemaat GPM Ema, An Soplanit, yang menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak.

YbjCLWgoDxYQHLPMKRwkMSzCgIpCEdQjPruckf7J.jpg

"Kegiatan ini sangat luar biasa dan menyentuh kehidupan anak-anak. Apa yang mereka terima hari ini akan menjadi bekal dalam kehidupan mereka di lingkungan keluarga maupun masyarakat," ujarnya.

Ia berharap pembinaan karakter yang dilakukan melalui Bastory mampu membentuk perilaku positif anak sejak usia dini.

"Harapan kami, melalui kegiatan seperti ini perilaku anak-anak dapat dibentuk sehingga mereka memiliki karakter yang baik dan mampu membangun masa depan yang lebih baik," katanya.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas edukatif, permainan kolaboratif, pembelajaran karakter, serta penguatan nilai kasih, kepedulian, toleransi, dan cinta terhadap sesama. Pendekatan tersebut dirancang agar anak belajar dalam suasana yang aman, gembira, dan menyenangkan.

Melalui Bastory, FISK IAKN Ambon menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, gereja, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

T0V99Io1tF9WmrDwMmaeAqIpLXbFLEh2Zcy3pFQr.jpg

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat Kementerian Agama Ramah Anak dapat diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Dengan menghadirkan ruang yang penuh kasih, perlindungan, dan pendidikan karakter, IAKN Ambon berharap lahir generasi yang sehat, berkarakter, toleran, serta siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

Penulis : Thobias Rahalus