
Pada hari ini, Selasa/28/12/2021, bertempat di Gedung Pascasarjana, IAKN Ambon menggelar Assesment Lapangan (Daring) Pembukaan Program Studi Doktor (S3) Musik Gereja. Turut hadir Rektor IAKN Ambon Dr. Agusthina Ch. Kakiay, M.Si, Warek I Dr. Yance Z. Rumahuru, MA., Warek III Dr. Agutinus C.W. Gaspersz, M.Sn. dan Direktur Pascasarjana Dr. Christiana D.W. Sahertian, M.Pd. Kaprodi Magister Musik Gereja Dr. Dewi Tika Lestari, M.Sn, Kepala LPM IAKN Ambon Dr. H.J. Lesilolo, M.Pd, Kepala LPPM J. Talupun D.Th, Wakil Dekan I FSKK Dr. J. H. van Harling, M.Sn, Kepala Unit Perpustakaan M. Akerina SE. serta Pegawai dan Dosen di lingkup IAKN Ambon. Assesment Lapangan (Daring) Pembukaan Program Studi Doktor (S3) Musik Gereja dilakukan oleh dua orang Asesor yakni Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd dan Izak Latu, Ph.D
Dalam sambutannya Rektor IAKN Ambon, Dr. Agusthina Ch. Kakiay, M.Si mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya Program Pascasarjana yang telah mempersiapkan data-data untuk proses assessment lapangan, kiranya dapat memenuhi syarat untuk nantinya direkomendasikan oleh Dirjen Bimas Kristen ke BAN-PT. Harapâ€Kakiay
Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd dalam pengantarnya mengatakan bahwa Kita akan berdiskusi untuk mengetahui kesiapan pembukaan program studi S3 Musik Gereja, mudah-mudahan melalui proses diskusi ini kita mendapat hasil yang meyakinkan untuk membuka Prodi S3 Musik Gereja di IAKN Ambon, Lanjut, Menurut Izak Latu, Ph.D, Pembukaan Program Studi S3 Musik Gereja ini merupakan kebutuhan kita bersama dalam diskursus pengetahuan teologia tetapi juga agama di Indonesia. Tegasnya
Dalam Paparan materi tentang Instrumen Pemenuhan Syarat Minimum Akreditasi Program Studioleh Dr. Dewi Tika Lestari, M.Sn. menjelaskan bahwa Keunikan atau Keunggulan Keunggulan yang dimiliki Prodi Doktor Musik Gereja adalah menawarkan konsep-konsep pengkajian dan penciptaan musik di dalam lokus gereja, masyarakat, dan budaya nusantara sehingga menghasilkan profil lulusan yang mumpuni dan ahli dalam pengkajian dan penciptaan musik gereja secara kontekstual dan transformative.Selain itu Program studi Doktor Musik Gereja memiliki keunikan dengan ke-Nusantara-annya yang menunjuk konteks sosial-budaya masyarakat Indonesia, yang menjadi fokus baik research maupun course yang ditawarkan dalam kurikulum dan seluruh proses Pendidikan. Tandasnya
t.r