[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / IAKN Ambon Sambut Kepala Badan Moderasi Beragama RI
Umum 06 May 2025 67 dilihat

IAKN Ambon Sambut Kepala Badan Moderasi Beragama RI

IAKN Ambon Sambut Kepala Badan Moderasi Beragama RI
IAKN Ambon Sambut Kepala Badan Moderasi Beragama RI

Ambon --- IAKN Ambon siang itu dipenuhi geliat aktivitas—bukan sekadar penat akademis, melainkan sinergi antar-lembaga untuk memperkuat toleransi. Selasa (6/5), Prof. Dr. H. Muh. Ali Ramdhani, S.TP., M.T., Kepala Badan Moderasi dan Pengembangan SDM Kemenag RI, hadir di kampus untuk memastikan gelombang moderasi menyentuh semua lini.


Setibanya di rektorat, Prof. Ramdhani yang didampingi oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Ambon,  Drs. Abdullah Patty, M.Sc disambut hangat Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, M.A., beserta jajaran pimpinan: Rowles Hasugian (Kepala Biro AUAK), Branckly E. Picanussa (Wakil Rektor III), Dr. Agusthina Siahaya (Dekan FIPK), Dr. Agusthina Ch. Kakyai (Direktur Pascasarjana), dan Yohanis S. Lakafin (Kabag Layanan Akademik). Suasana pertemuan dipenuhi gagasan soal integrasi moderasi beragama dalam kurikulum dan program kampus.


Dalam dialog terbuka, Prof. Ramdhani memuji langkah IAKN Ambon yang sejak lama menjadikan moderasi sebagai ruh akademik. “Kampus bukan hanya tempat transfer ilmu, tapi juga laboratorium kehidupan beragama yang sejuk. Kolaborasi kita hendak menanamkan toleransi sejak awal,” tuturnya.


Puncak kunjungan ditandai inspeksi ke Rumah Moderasi Beragama dan Musholla kampus. Fasilitas ini disebut sebagai wujud nyata komitmen IAKN Ambon menyiapkan ruang dialog, ibadah, dan bermasyarakat yang inklusif. Rombongan tampak antusias mengikuti tur, menandakan betapa moderasi bukan sekadar istilah kosong, melainkan praktik keseharian.


Di penghujung acara, Prof. Rumahuru menegaskan: kedepan, IAKN Ambon akan terus menjalin program bersama Badan Moderasi—mulai lokakarya lintas agama hingga penelitian terapan. “Target kita: lulusan yang bukan hanya pintar, tapi juga berjiwa moderat, sehingga mampu menjadi agen perdamaian di tengah keragaman,” ujarnya optimis.