
Ambon, 30 Desember 2025, Proses transformasi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menuju Universitas Kristen Negeri (UKN) Ambon memasuki fase penting. Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, H. Farid F. Saenong, M.A., Ph.D, hadir langsung di
Auditorium IAKN Ambon untuk mengikuti Paparan Progres Evaluasi Transformasi Kelembagaan. Kunjungan ini menegaskan keseriusan Kementerian Agama dalam mendorong percepatan perubahan status kelembagaan IAKN Ambon.
Didampingi Rektor IAKN Ambon Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, M.A., Farid Saenong disambut oleh para pimpinan, dosen, dan seluruh pegawai IAKN Ambon. Kehadirannya bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya strategis untuk mengakselerasi proses
transformasi agar berjalan terencana, terukur, dan sesuai dengan visi besar pengembangan pendidikan keagamaan nasional.
Dalam sambutannya, Farid mengungkapkan apresiasi dan kegembiraannya dapat menginjakkan kaki di IAKN Ambon. Ia menilai institusi ini memiliki arah pengembangan yang jelas, proporsional, dan potensial untuk tumbuh menjadi universitas berbasis keunggulan
akademik dan kebhinekaan.
“IAKN Ambon menunjukkan konsentrasi pengembangan yang sehat. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan proses transformasi menuju Universitas Kristen Negeri dapat dipercepat dan dikuatkan,†ujarnya.
Farid juga menegaskan bahwa Menteri Agama Republik Indonesia memberikan perhatian besar terhadap pengembangan seluruh pendidikan keagamaan, termasuk pendidikan tinggi Kristen. Menurutnya, transformasi kelembagaan bukan semata perubahan nomenklatur,
tetapi harus diiringi dengan penguatan kualitas akademik, riset, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.
Paparan progres transformasi disampaikan oleh Tim Transformasi Perubahan Bentuk IAKN Ambon, yang diwakili oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Elka Anakotta, S.Si., M.Si., serta Wakil Rektor I, Prof. Dr. Christiana D. W. Sahertian, M.Pd. Dalam paparannya, tim
menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dan sedang ditempuh, mulai dari perencanaan akademik, penguatan sumber daya manusia, hingga kesiapan kelembagaan dalam mendukung perubahan status menjadi universitas.
Ketua dan Sekretaris Tim Transformasi turut memaparkan aspek teknis perubahan bentuk, termasuk tantangan regulasi, penyesuaian struktur organisasi, serta peluang pengembangan program studi lintas disiplin yang lebih luas di bawah payung Universitas Kristen Negeri
Ambon.
Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi seluruh sivitas akademika IAKN Ambon. Di tengah dinamika perubahan pendidikan tinggi, transformasi menuju UKN Ambon dipandang sebagai langkah strategis untuk memperluas peran institusi dalam
pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan moderasi beragama, dan kontribusi bagi pembangunan kawasan timur Indonesia.
Dengan dukungan penuh Kementerian Agama dan komitmen internal yang semakin solid, IAKN Ambon menatap optimistis masa depan sebagai Universitas Kristen Negeri yang unggul, inklusif, dan berdaya saing nasional.