
Ambon 17 Mei 2025 – Institut Agama Kristen Negeri Ambon resmi menyelenggarakan Ujian Pengetahuan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Guru (UP UKMPPG) periode Mei 2025 yang diikuti oleh 2.626 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pelaksanaan ujian berlangsung secara daring (online) dan dipusatkan di Fakultas Sains dan Teknologi IAKN Ambon sebagai lokasi koordinasi utama. Ujian ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama RI dalam menjamin kualitas dan kompetensi guru-guru pendidikan agama di seluruh Indonesia.
Menjelang pelaksanaan ujian, pada Sabtu, 17 Mei 2025, Rektor IAKN Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, MA, bersama Penyelia UP UKMPPG Nasional, Prof. Dr. M. Salakory, M.Kes, dan Ketua Panitia UP UKMPPG LPTK IAKN Ambon, Dr. Agusthina Siahaya, M.Th, melakukan briefing teknis kepada seluruh pengawas.
Dalam arahannya, Rektor menegaskan pentingnya peran pengawas dalam menjaga integritas dan kualitas pelaksanaan ujian. “UP UKMPPG ini bukan hanya soal lulus atau tidaknya peserta, tetapi tentang komitmen kita terhadap mutu pendidikan dan profesionalisme guru ke depan,” ujar rektor.
Briefing tersebut mencakup penguatan teknis pengawasan berbasis sistem online, etika pengawasan, serta simulasi potensi kendala teknis di lapangan. “Kami ingin memastikan bahwa semua proses berjalan sesuai standar nasional dan meminimalkan risiko gangguan selama ujian berlangsung,” kata Dr. Agusthina Siahaya selaku ketua panitia.
Sebagai satu-satunya LPTK Kristen yang dipercaya oleh Kementerian Agama untuk menyelenggarakan UP UKMPPG pada periode ini, IAKN Ambon menegaskan kesiapannya, baik dari sisi infrastruktur, SDM, maupun koordinasi antarwilayah.
“Ini adalah tanggung jawab besar, dan kami pastikan IAKN Ambon memberikan pelayanan akademik terbaik bagi ribuan peserta yang mempercayakan uji kompetensinya pada lembaga ini,” tambah Prof. Salakory dalam arahannya kepada pengawas.
Ujian ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan sistem pengawasan daring terpusat dari IAKN Ambon. Keberhasilan pelaksanaan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata IAKN Ambon dalam peningkatan kualitas guru pendidikan agama di Indonesia.