Ambon, 26 Juni 2026 – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon terus memperkuat budaya akademik dan tradisi menulis ilmiah di kalangan mahasiswa. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Pendalaman Karya Ilmiah Mahasiswa yang ditutup di Ruang Ujian Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK), Jumat, 26 Juni 2026.

Kompetisi bertema "Inovasi Pembelajaran Anak: Integrasi Teknologi, Sains, dan Kreativitas Lintas Disiplin Ilmu" itu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan menulis, meneliti, serta mempresentasikan hasil penelitian secara akademis.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Dr. Sjeny Liza Souisa, S.Th., M.Th., yang mewakili Dekan FIPK. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi.
Menurut Sjeny, seluruh mahasiswa yang berpartisipasi layak diapresiasi karena telah menunjukkan keberanian berpikir kritis, melakukan penelitian, dan mempertanggungjawabkan hasil karya ilmiah di hadapan dewan juri melalui presentasi akademik.
"Jangan berhenti sampai di sini. Terus tingkatkan wawasan, kompetensi, dan kualitas diri sebagai calon peneliti. Jadikan setiap masukan dari dewan juri sebagai bekal untuk menyempurnakan karya ilmiah dan mempersiapkan penulisan skripsi yang lebih berkualitas," ujarnya.

Berbeda dari kompetisi penulisan ilmiah pada umumnya, lomba ini tidak hanya menitikberatkan pada kualitas naskah, tetapi juga kemampuan peserta dalam mempresentasikan serta mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya secara ilmiah. Kedua aspek tersebut menjadi komponen utama dalam proses penilaian.
Sebelum memasuki tahapan lomba, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti kegiatan Pendalaman Materi Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa. Program pembekalan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah yang sistematis, argumentatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan maupun kebutuhan masyarakat.
Proses penilaian dilakukan oleh dua akademisi, yakni Dr. Godprit Haris Touwely, S.E., M.Si. dan Sulistiawati Aipasa, S.Pd., M.A. Penilaian mencakup kualitas substansi tulisan, ketepatan metodologi, teknik penyajian, hingga kemampuan peserta menjelaskan dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian melalui presentasi ilmiah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan kepada mahasiswa terbaik. Namun, penyelenggara menilai bahwa esensi kegiatan tidak semata-mata terletak pada kompetisi, melainkan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang mendorong lahirnya mahasiswa yang kritis, inovatif, produktif dalam menghasilkan karya ilmiah, serta mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, IAKN Ambon menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan budaya riset dan literasi ilmiah di lingkungan kampus, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menjadi lulusan yang memiliki kapasitas akademik, integritas, dan daya saing di tingkat nasional.
Penulis : Corneles Patty
Editor : Thobias Rahalus