[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / IAKN Ambon Lahirkan Doktor Musik Gereja Pertama, Perkuat keilmuan Musik Gereja Nusantara
Akademik & Kemahasiswaan 20 April 2026 60 dilihat

IAKN Ambon Lahirkan Doktor Musik Gereja Pertama, Perkuat keilmuan Musik Gereja Nusantara

IAKN Ambon Lahirkan Doktor Musik Gereja Pertama, Perkuat keilmuan Musik  Gereja Nusantara

Ambon, 20 April 2026 — Program Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri Ambon kembali mencatatkan sejarah akademik dengan meluluskan doktor pertama di bidang Musik Gereja. Pencapaian ini diraih oleh Christian Lamban Gasong melalui sidang terbuka promosi doktor yang berlangsung di Auditorium IAKN Ambon.

y9ZZqKi7tBDXqVJuy40Bk0qH9QvWboVfc7uuFamI.jpg

Dalam disertasinya yang berjudul “Makna Simbolis Musik Isosolo di Kampung Ayapo Jayapura”, Christian mengkaji secara mendalam nilai-nilai simbolik yang terkandung dalam praktik musik tradisional Isosolo, yang hidup dan berkembang dalam komunitas masyarakat Kampung Ayapo, Jayapura, Papua. Penelitian ini tidak hanya menyoroti aspek musikal, tetapi juga mengungkap dimensi teologis, budaya, dan sosial yang melekat dalam ekspresi musik tersebut.

BbdlB1bHKpmKozdmnrkSOb2l5TAH3oUHOJl4lhgL.jpg

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. Nanik S. Prihatini, S. Kar., M. Si sebagai promotor utama, serta Branckly E. Picanussa, D. Th., M. Th., LM sebagai ko-promotor. Keduanya menilai bahwa disertasi ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kajian musik gereja berbasis kearifan lokal.

Adapun tim penguji yang turut memberikan evaluasi akademik adalah Prof. Dr. Pande Made Sukerta, S.Kar., M.Si., dan Dr. Jermias Van Harling, S.Th., M.Sn. Dalam proses ujian, Christian dinilai mampu mempertahankan argumen ilmiahnya secara komprehensif, dengan pendekatan interdisipliner yang kuat.

WZIrV7wAWNXdYQggiWtkogyleQD6UcGdvlwqc0A1.jpg

Direktur Pascasarjana IAKN Ambon, Dr. Agusthina Ch. Kakiay, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi institusi dalam mengembangkan studi Musik Gereja yang kontekstual dan relevan dengan kekayaan budaya Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang gelar akademik, tetapi juga tentang bagaimana ilmu pengetahuan dapat menjembatani iman, budaya, dan identitas lokal. Kami berharap penelitian ini menjadi referensi penting bagi pengembangan musik gereja nusantara di Indonesia,” ujarnya.

8HoztaNClPXmEm9kZ57AP2HsmoE9HjrpiEZYvUdG.jpg

Dirpasca juga berharap Dr. Christian dapat menjunjung dan menjaga nama baik almamater dalam mengembangkan musik gereja nusantara di Indonesia. Keberhasilan Christian Lamban Gasong sebagai doktor pertama di bidang Musik Gereja menegaskan komitmen IAKN Ambon dalam mendorong riset-riset kontekstual yang mengakar pada budaya lokal, sekaligus memperkaya khazanah Musik gerejaw nusantara di tingkat nasional maupun global.

Dengan capaian ini, IAKN Ambon semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan ilmu keagamaan yang inklusif, inovatif, dan berbasis kearifan lokal.