Institut Agama Kristen Negeri Ambon melalui Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi pada 25–26 Mei 2026 di Auditorium IAKN Ambon. Kegiatan diawali dengan penandatanganan surat pernyataan asesmen lapangan oleh pihak IAKN Ambon bersama tim asesor sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan proses akreditasi secara objektif, transparan, dan profesional. Asesmen ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta pengembangan pendidikan tinggi berbasis teknologi dan pelayanan di kawasan Maluku.

Asesmen lapangan tersebut menghadirkan dua asesor LAMDIK, yakni Dr. Arnidah, S.Pd., M.Si. dan Prof. Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd., yang melakukan serangkaian klarifikasi, konfirmasi, validasi dokumen, serta peninjauan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di lingkungan kampus.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Rektor Institut Agama Kristen Negeri Ambon, Dr. Elka Anakotta, S.Si., M.Si., yang menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas kehadiran kedua asesor di IAKN Ambon. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan komitmen institusi untuk terus bertumbuh menjadi perguruan tinggi yang adaptif, terbuka terhadap evaluasi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas berkelanjutan.

> “Kami menyambut baik kehadiran kedua asesor di IAKN Ambon. Institusi ini siap menerima asesmen lapangan dengan terbuka, termasuk berbagai masukan konstruktif demi pengembangan lembaga ke depan. Kami percaya proses ini menjadi bagian penting untuk membangun kualitas pendidikan yang semakin baik,” ujar Rektor.
Menurutnya, asesmen lapangan bukan sekadar proses administratif akreditasi, tetapi momentum refleksi institusional dalam memperkuat budaya mutu, inovasi pembelajaran, serta kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Sementara itu, Asesor I Dr. Arnidah, S.Pd., M.Si. menjelaskan bahwa asesmen lapangan bertujuan memastikan kesesuaian antara dokumen akreditasi dengan implementasi nyata di lapangan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan institusi, program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan mitra dalam membangun kualitas pendidikan tinggi yang unggul.

Hal senada disampaikan Asesor II Prof. Dr. Dedi Kuswandi, M.Pd.. Dalam arahannya, ia menyebut bahwa proses asesmen akan lebih banyak diisi dengan sesi berbagi, klarifikasi, dan pendalaman terkait pengembangan Program Studi Teknologi Pendidikan.
Kami hadir untuk melakukan klarifikasi, konfirmasi, dan validasi terhadap berbagai aspek pengembangan program studi. Proses ini juga menjadi ruang sharing dalam melihat potensi serta langkah strategis pengembangan prodi ke depan,” ungkapnya.
Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor dijadwalkan melakukan pertemuan bersama pimpinan institut, pimpinan fakultas, ketua lembaga, pengelola program studi, dosen, mahasiswa, alumni, hingga para pengguna lulusan. Selain itu, asesor juga melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pembelajaran, laboratorium, sarana teknologi pendidikan, perpustakaan, dan infrastruktur pendukung lainnya.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini dinilai memiliki dampak strategis bagi pengembangan Institut Agama Kristen Negeri Ambon, khususnya dalam memperkuat posisi Program Studi Teknologi Pendidikan sebagai pusat pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di Maluku dan kawasan timur Indonesia.
Lebih jauh, proses akreditasi diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas lulusan yang adaptif terhadap perkembangan digital, memiliki kompetensi pedagogis yang kuat, serta mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan dan masyarakat di era transformasi teknologi.
Dengan berlangsungnya asesmen lapangan ini, IAKN Ambon menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola pendidikan tinggi yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing, sekaligus memperluas kontribusi institusi dalam pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Maluku.
Penulis : Korneles Patty