
Ambon, 6 Februari 2026 — Program Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri Ambon ditetapkan sebagai kampus rujukan nasional untuk Beasiswa LPDP Program Magister serta Beasiswa Program Doktor bagi Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen. Penetapan tersebut menegaskan posisi IAKN Ambon sebagai salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang keagamaan Kristen.
Direktur Program Pascasarjana IAKN Ambon, Dr. Agusthina Ch. Kakiaya, M.Si., mengatakan bahwa penetapan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Nomor 878 Tahun 2025 tentang Penetapan Penerima Beasiswa Program Doktor Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen.
“Dalam keputusan tersebut, IAKN Ambon ditetapkan sebagai kampus rujukan studi bagi penerima Beasiswa Program Doktor Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen,” ujar Dr. Kakiaya.

Selain program doktor, Kakiaya menambahkan bahwa peluang beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga terbuka bagi mahasiswa Program Magister di Program Pascasarjana IAKN Ambon. Menurutnya, hal ini menjadi peluang strategis bagi masyarakat dan kalangan akademisi untuk melanjutkan studi lanjut dengan dukungan pendanaan yang memadai.
Penetapan IAKN Ambon sebagai kampus rujukan, lanjut Kakiaya, tidak terlepas dari peningkatan mutu kelembagaan dan akademik yang terus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menilai, kualitas sumber daya manusia, tata kelola program studi, serta iklim akademik yang kondusif menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan nasional terhadap institusi.
“Kami berharap peningkatan mutu lembaga terus berjalan secara konsisten. Seiring dengan peningkatan kualitas tersebut, IAKN Ambon semakin dipercaya dan menjadi rujukan secara nasional,” katanya.
Dengan status sebagai kampus rujukan beasiswa, Program Pascasarjana IAKN Ambon diharapkan dapat memperluas kontribusinya dalam mencetak akademisi dan dosen profesional di bidang keagamaan Kristen, sekaligus memperkuat peran pendidikan tinggi keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.kontribusinya dalam mencetak akademisi dan dosen profesional di bidang keagamaan Kristen, sekaligus memperkuat peran pendidikan tinggi keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.