Piru, 31 Juli 2026 – Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon memperkuat kualitas pelayanan musik gereja melalui program Coaching Klinik Jemaat yang digelar serentak di tiga klasis Gereja Protestan Maluku (GPM), yakni Klasis Kairatu, Klasis Seram Bagian Barat (SBB), dan Klasis Taniwel.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, sejak 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, dengan melibatkan tiga tim pelatih yang diterjunkan secara bersamaan ke masing-masing klasis. Program ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan FSKK dalam mendukung peningkatan kompetensi pelayan musik gereja di Maluku.
Dekan FSKK IAKN Ambon, Dr. Jermias H. Van Harling, bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, sementara Pravasta B. Maulany, M.Sn. dipercaya sebagai ketua pelaksana.

Salah satu lokasi pelaksanaan berada di Jemaat GPM Piru, Klasis Seram Bagian Barat. Kegiatan di wilayah tersebut dikoordinasikan oleh Theogratsia J. Hehanussa, S.Kom. dan diikuti sekitar 50 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai jemaat di lingkungan Klasis SBB.
Pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan jemaat dalam meningkatkan kualitas pelayanan musik ibadah. Materi yang diberikan mencakup pelatihan teknik vokal bagi penyanyi gereja (singers), permainan keyboard, hingga penguatan kemampuan memainkan alat musik tiup, khususnya trompet.
Pelatihan vokal dipandu oleh Wendy J. Latusawaule, M.Sn., sementara kelas keyboard dibawakan oleh Pravasta B. Maulany, M.Sn. bersama Petra Manuhua. Adapun pelatihan trompet dipandu oleh Jerry Tupan dan Juninho Luminsay, yang memberikan pembekalan teknik dasar hingga praktik pengiringan lagu-lagu liturgis.

Program Coaching Klinik Jemaat tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis bermusik, tetapi juga mendorong lahirnya pelayan-pelayan musik gereja yang mampu melayani secara profesional, kreatif, dan sesuai kebutuhan liturgi gereja.
Melalui kegiatan ini, FSKK IAKN Ambon menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam pelayanan gerejawi.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan peran IAKN Ambon dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia berbasis seni keagamaan melalui kolaborasi dengan gereja. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan ibadah di tingkat jemaat sekaligus memperluas dampak tridarma perguruan tinggi kepada masyarakat di berbagai wilayah Maluku.
Penulis : Thobias Rahalus