Ambon – Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK) IAKN Ambon terus memperkuat budaya inovasi dan literasi digital di lingkungan kampus. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Edu-Tech 2026 yang mengusung tema "Edu-Novation: Mengubah Ide Menjadi Karya, Menembus Batas Digital", Kamis (25/6), di Ruang Ujian Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen.
Kegiatan yang digagas Program Studi Teknologi Pendidikan ini secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Dr. Onisimus Amtu, S.Th., M.Pd. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan telah menjadi kebutuhan mendasar di dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bergerak sangat cepat. Tantangan terbesar saat ini bukan lagi pada akses terhadap teknologi, tetapi bagaimana sivitas akademika mampu memanfaatkannya untuk melahirkan kreativitas, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat nyata.

"Teknologi digital bukan lagi sebuah keharusan, tetapi telah menjadi kebutuhan. Informasi berkembang setiap detik dan setiap menit. Tantangan kita adalah bagaimana memanfaatkan peluang tersebut untuk menciptakan karya-karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat," tegas Onisimus.
Ia berharap Edu-Tech menjadi ruang belajar yang membuka cakrawala berpikir mahasiswa sekaligus meningkatkan keterampilan digital lintas program studi. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Teknologi Pendidikan, tetapi juga melibatkan perwakilan dari berbagai program studi di lingkungan IAKN Ambon.
Dekan FIPK juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang telah bersedia berbagi pengalaman dan kompetensi kepada mahasiswa.
"Saya berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dari para praktisi dan akademisi yang memiliki kompetensi di bidang teknologi pendidikan," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Priskila Damaris Lokollo, S.Si., M.Cs., dalam laporannya menyampaikan bahwa Edu-Tech 2026 merupakan bagian dari komitmen Program Studi Teknologi Pendidikan FIPK IAKN Ambon dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan di era transformasi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara belajar, bekerja, dan berkolaborasi, sehingga mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu melahirkan inovasi dan karya yang memberikan solusi bagi dunia pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar kolaboratif untuk memperluas wawasan peserta mengenai inovasi pendidikan, memperkuat literasi digital, meningkatkan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide-ide kreatif menjadi produk dan media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan di sekolah, komunitas, maupun masyarakat.
Lebih lanjut, Priskila menegaskan bahwa tema "Edu-Novation: Mengubah Ide Menjadi Karya, Menembus Batas Digital" bukan sekadar slogan kegiatan, tetapi merupakan semangat yang ingin ditanamkan kepada seluruh peserta agar berani berinovasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai guna dan berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan.
Ia berharap pengalaman dan ilmu yang dibagikan narasumber dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus belajar, memperluas jejaring kolaborasi, serta menciptakan inovasi digital yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya di Maluku.
Kegiatan Edu-Tech menghadirkan narasumber nasional, Alfin Niken Triretnoningrum, M.Pd., dari Universitas Negeri Malang, yang membagikan pengalaman mengenai inovasi teknologi pendidikan, pengembangan media pembelajaran digital, serta strategi pemanfaatan teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen.

Melalui Edu-Tech 2026, IAKN Ambon kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul, adaptif, dan inovatif di bidang pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi katalis bagi tumbuhnya budaya inovasi dan literasi digital di lingkungan kampus, sekaligus melahirkan karya-karya teknologi pendidikan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan serta pemberdayaan masyarakat di Maluku dan Indonesia.