Ambon, 13 Maret 2026 — Program Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri Ambon menjalani asesmen lapangan akreditasi Program Studi Magister Musik Gereja selama dua hari, 13–14 Maret 2026. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor nasional, Prof. Dr. Agus Cahyono, M.Hum. dan Prof. Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., yang melakukan penilaian langsung terhadap kualitas akademik program studi tersebut. Asesmen berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Gedung Pascasarjana IAKN Ambon.

Proses asesmen lapangan merupakan tahapan verifikasi langsung dari dokumen akreditasi yang sebelumnya telah diajukan oleh perguruan tinggi. Dalam kegiatan ini, asesor menilai berbagai aspek, mulai dari kurikulum, penelitian, kualitas dosen, proses pembelajaran, hingga tata kelola program studi.
Rektor IAKN Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, MA. dalam sambutannya menegaskan bahwa IAKN Ambon terus berupaya memperkuat kualitas akademik, khususnya pada bidang musik gerejawi yang berakar pada konteks Nusantara.
“Kami terus berusaha mengembangkan program studi S2 Musik dan konsisten memajukan kajian musik gerejawi dengan menaruh konteks Nusantara di IAKN Ambon. Khusus untuk program studi S2 ini, fokusnya pada pengkajian akademik,” kata rector
Rektor juga menambahkan bahwa program Magister Musik Gereja di IAKN Ambon kini telah menarik mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Mahasiswa dari seluruh Indonesia sudah ada di program ini dan mulai menjadi rujukan secara nasional. Karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kontribusi dari para asesor sebagai masukan penting bagi pengembangan lembaga ke depan,” ujar Rektor.
Sementara itu, kedua asesor menekankan pentingnya proses asesmen sebagai bagian dari upaya meningkatkan penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Prof. Agus Cahyono dan Prof. Yudi Sukmayadi menyatakan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar evaluasi administratif, tetapi juga ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan asesor dalam memperbaiki kualitas akademik.
“Kami berharap kegiatan asesmen ini dapat berjalan dengan lancar dan menjadi bagian dari kerja sama untuk meningkatkan penjaminan mutu di IAKN Ambon,” katanya
Kaprodi Magister Musik Gereja, Dr. Dewi Tika Lestari. M.Sn, menyatakan optimistis bahwa Program Studi Magister Musik Gereja akan meraih hasil akreditasi yang optimal pada tahun ini. Optimisme tersebut didasarkan pada pengembangan kurikulum berbasis penelitian, peningkatan kualitas dosen, serta posisi program studi yang mulai dikenal sebagai salah satu pusat kajian musik gereja berbasis budaya Nusantara.
Selama dua hari asesmen, tim asesor dijadwalkan melakukan verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, serta meninjau fasilitas pendukung akademik di lingkungan Pascasarjana IAKN Ambon. Hasil asesmen lapangan ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan lembaga akreditasi nasional dalam menentukan status akreditasi Program Studi Magister Musik Gereja IAKN Ambon.
Penulis : Thobias Rahalus