Ambon – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon memulai pelaksanaan asesmen lapangan akreditasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK), Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium IAKN Ambon itu menjadi tahapan penting dalam mengukur kualitas penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen institusi terhadap peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Berita Acara Dimulainya Asesmen Lapangan oleh tim asesor bersama pimpinan IAKN Ambon sebagai penanda resmi dimulainya proses asesmen. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir, menegaskan komitmen bersama dalam menjalankan proses akreditasi secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Asesmen lapangan dilaksanakan selama dua hari, 17–18 Juli 2026, oleh dua asesor, Prof. Sultan BAA, S.S., M.Ed., Ph.D. dan Dr. Hendra Tedjasuksmana, M.Hum., yang akan melakukan verifikasi atas dokumen akreditasi sekaligus meninjau implementasi berbagai aspek penyelenggaraan tridarma di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.
Mewakili Rektor IAKN Ambon, Wakil Rektor I Dr. Herly J. Lesilolo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran kedua asesor serta menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan semata proses penilaian administratif, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat kualitas institusi.

"Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada kedua asesor. Kehadiran Bapak berdua merupakan kehormatan bagi kami sekaligus kesempatan untuk memperoleh penilaian yang objektif serta berbagai masukan konstruktif demi peningkatan mutu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris secara berkelanjutan," ujarnya.
Herly mengatakan seluruh sivitas akademika telah mempersiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan sikap terbuka, kooperatif, dan siap memberikan informasi secara komprehensif mengenai penyelenggaraan program studi.
Ia berharap proses asesmen selama dua hari dapat berlangsung lancar serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi.
"Kami berkomitmen mengikuti seluruh proses ini secara terbuka dan profesional. Harapan kami, asesmen ini menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di IAKN Ambon," katanya.
Sementara itu, Asesor Prof. Sultan BAA menjelaskan bahwa tugas asesor bukan sekadar memberikan penilaian akhir, melainkan memotret kondisi nyata program studi berdasarkan dokumen maupun fakta di lapangan.
Menurutnya, proses akreditasi merupakan bagian dari budaya evaluasi yang harus terus dijalankan oleh setiap perguruan tinggi.
"Kami datang untuk melihat kesesuaian antara laporan dengan implementasi di lapangan. Selain melakukan verifikasi, kami juga ingin memberikan masukan-masukan konstruktif agar program studi dapat terus bertumbuh dan meningkatkan kualitasnya," ujar Prof. Sultan.

Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu merupakan proses berkelanjutan yang diawali dari kemampuan institusi mengenali keunggulan, mengidentifikasi kelemahan, menyusun program perbaikan, kemudian melaksanakannya secara konsisten.
"Mutu adalah prioritas dalam pelayanan pendidikan. Karena itu, asesmen ini hendaknya dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat sistem penjaminan mutu dan mendorong perbaikan yang berkesinambungan," katanya.
Selama asesmen berlangsung, tim asesor akan melakukan penelaahan dokumen, wawancara dengan pimpinan institusi, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta para pemangku kepentingan lainnya. Verifikasi juga dilakukan terhadap berbagai bukti fisik dan praktik penyelenggaraan pendidikan yang mendukung pencapaian standar akreditasi.
Kegiatan pembukaan asesmen lapangan turut dihadiri Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) Rowles Hasugian, S.Si., M.Si., para wakil rektor, ketua lembaga, dekan, wakil dekan, kepala unit, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris beserta sekretaris program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta unsur lain yang terlibat dalam proses akreditasi.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi bagian dari ikhtiar IAKN Ambon untuk memperkuat tata kelola akademik yang berkualitas, akuntabel, dan adaptif terhadap tuntutan pendidikan tinggi. Melalui proses tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai program studi yang mampu menghasilkan lulusan profesional, berdaya saing, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia kerja