[INFORMASI] Pengumuman Penjaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga, Kepala UPT dan Kepala SPI IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 22 May 2026 00:00 [PENTING] Pengumuman Peniaringan Bakal Calon Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, DireKur, Wakil Direktur, Ketua Program Studi, Ketua Lembaga dan Kepala UPT IAKN Ambon Periode 2026 - 2030 - 21 May 2026 00:00 [INFORMASI] Rencana Strategis (RESTRA) Institut Agama Kristen Negeri Ambon tahun 2025 - 2029 - 09 Mar 2026 00:00
Beranda / Berita / Asah Budaya Menulis dan Integritas Akademik, Dekan FIPK IAKN Ambon Dorong Mahasiswa Hasilkan Karya Ilmiah Bermutu
Akademik & Kemahasiswaan 18 June 2026 8 dilihat

Asah Budaya Menulis dan Integritas Akademik, Dekan FIPK IAKN Ambon Dorong Mahasiswa Hasilkan Karya Ilmiah Bermutu

Asah Budaya Menulis dan Integritas Akademik, Dekan FIPK IAKN Ambon Dorong Mahasiswa Hasilkan Karya Ilmiah Bermutu

Ambon, 18 Juni 2026 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kemampuan berpikir kritis dan budaya menulis ilmiah menjadi kompetensi yang semakin penting dimiliki mahasiswa. Berangkat dari semangat tersebut, Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen (FIPK) IAKN Ambon menggelar Lomba Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa yang secara resmi dibuka oleh Dekan FIPK IAKN Ambon, Dr. Onisimus Amtu, S.Th., M.Pd., di Auditorium IAKN Ambon.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang akademik untuk membangun tradisi berpikir ilmiah, melahirkan gagasan-gagasan inovatif, serta memperkuat kapasitas mahasiswa dalam menghasilkan karya yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan FIPK IAKN Ambon, Dr. Onisimus Amtu, S.Th., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan sesuatu yang bermakna dan menjadi pendorong kemajuan di lingkungan fakultas. Menurutnya, lomba penulisan karya ilmiah merupakan kesempatan yang baik bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas akademik sekaligus membangun budaya berpikir yang kuat.

FWNzhX6UDW0ZceMsRUC8TYpYEEGihLS3ysNWILLo.jpg

"Ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk belajar secara maksimal. Kemantapan dalam berpikir dan berkarya akan mendorong kemajuan bagi setiap mahasiswa dan seluruh sivitas akademika di lingkup fakultas," ujarnya.

Di tengah perkembangan teknologi dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Onisimus mengingatkan pentingnya menjaga kemampuan berpikir kritis dan menjunjung tinggi integritas akademik.

"Mahasiswa boleh memanfaatkan AI dan berbagai aplikasi pendukung, tetapi jangan sampai kehilangan kemampuan berpikir kritis. Teknologi membantu menulis, namun kejujuran dan integritas akademik tetap harus menjadi yang utama," tegasnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut mahasiswa tidak hanya mengejar prestasi dalam perlombaan, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, melahirkan gagasan-gagasan inovatif, serta menghasilkan karya ilmiah yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Ambon.

Sementara itu, Ketua Panitia, Dr. Flora Maunary, M.Pd.K., menekankan bahwa lomba penulisan karya ilmiah tidak boleh dipandang semata-mata dari besarnya hadiah yang diperoleh, melainkan dari manfaat jangka panjang yang akan dirasakan mahasiswa dalam pengembangan kompetensi akademik.

"Jangan hanya mengejar penyelesaian skripsi, tetapi kejarlah kemampuan menulis artikel ilmiah. Hasil penelitian skripsi dapat dikembangkan menjadi artikel dan menjadi modal penting bagi mahasiswa," ungkapnya.

Menurut Flora, sesuai pedoman akademik terbaru, artikel ilmiah kini menjadi salah satu syarat pengajuan skripsi. Karena itu, mahasiswa perlu membiasakan diri menulis dan mempublikasikan hasil penelitiannya.

"Mahasiswa tidak harus selalu melakukan riset baru. Hasil penelitian skripsi yang sudah ada dapat dikembangkan menjadi artikel ilmiah yang siap dipublikasikan. Mahasiswa juga harus mulai belajar memanfaatkan berbagai perangkat pendukung seperti Mendeley dan memahami pengelolaan sumber-sumber ilmiah dengan baik," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran dan integritas akademik di tengah kemajuan teknologi berbasis AI. Menurutnya, teknologi dapat menjadi alat bantu yang memudahkan proses penulisan, namun tidak dapat menggantikan kemampuan berpikir kritis dan analitis yang harus dimiliki setiap mahasiswa.

"Gunakan teknologi sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir. Kejujuran dan integritas akademik jauh lebih berharga daripada sekadar menghasilkan tulisan dengan bantuan teknologi," tegasnya.

Flora berharap kegiatan ini menjadi kebutuhan sekaligus pengalaman belajar bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif, menuangkan gagasan secara ilmiah, serta memperkuat kontribusi mahasiswa bagi masyarakat dan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

"Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mendorong lahirnya berbagai gagasan dan inovasi yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kemajuan fakultas," tambahnya.

Pada hari pertama pelaksanaan, peserta mengikuti pendalaman materi bertajuk “Inovasi Pembelajaran Anak: Integrasi Teknologi, Sains, dan Kreativitas Lintas Disiplin Ilmu.” Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang dikenal memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya, yakni Dr. Godprit Haris Touwely, S.E., M.Si., dan Sulistiawati Aipasa, S.Pd., M.A.

Melalui kegiatan ini, FIPK IAKN Ambon meneguhkan komitmennya membangun budaya akademik yang produktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya mampu menyelesaikan studi, tetapi juga memiliki kapasitas menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan berintegritas untuk mendukung kemajuan pendidikan dan masyarakat.